Lima tim Premier League yakni Chelsea, Tottenham Hotspur, Manchester City, Liverpool dan Manchester United jadi perwakilan untuk main di kasta tertinggi kompetisi antar klub. Yup, Liga Champions. Man United mendapatkan privilege seudah menjuarai Liga Eropa 2016-2017. Dengan ini Liga Inggris jadi kompetisi yang paling banyak ngirimin wakilnya ke kompetisi Liga Champions 2017-2018.

Nah hebatnya, kelima klub itu ngga cuma asal lewat aja di Liga Champions musim ini. Kelima klub itu mampu ngelanjutin kiprahnya dengan terus maju ke 16 besar. Liat kaan, bukan ngga mungkin jika tampil konsisten, salah satu dari kelima itu klub bakal mengangkat trofi si Kuping Besar, gelar yang terakhir kali mereka menangin pada 2011-2012. bola online

Selain ngirim paling banyak wakil, seengganya ada 4 alasan lain looh mengapa klub asal Inggris bisa berjaya di Liga Champions musim ini. Apa saja itu?

4. Fans

Fanatisme fans-fans klub Inggris udah ngga diragukan lagi. Mereka ngga pikir dua kali untuk menyanyikan chant-chant sepanjang pertandingan demi ngebakar semangat pemain klub kesayangan mereka. Selain itu, seluruh stadion di Inggris punya desain yang hampir serupa, yakni jarak lapangan sama tribun yang deket banget.

Nah itu ngebuat klub-klub Liga Inggris mampu dapetin suntikan moral luar biasa dari para fans. Apalagi stadion-stadion kaya Anfield (Liverpool) atau Old Trafford (Man United) yang sering menyajikan atmosfer luar biasa.

3. Musim Pembuktian

Wah klub-klub Liga Inggris yang main di Liga Champions musim ini kayanya pengen ngebuktiin kalau mereka bisa sukses, bukan cuma di kompetisi lokal, tapi di kompetisi antarklub Eropa paling prestisius juga. Memang musim lalu Tottenham gagal lolos ke 16 besar Liga Champions, tapi sekarang beda, mereka nunjukin geliat dengan ngalahin tim unggulan sekelas Real Madrid di fase grup musim ini.

Josep Guardiola yang menangani Man City juga gamau kalah. Dia pengen nunjukin kalo dirinya ngga cuma bisa sukses di Barcelona. The Citizens –julukan Man City– nampilin performa yang ‘gila-gilaan’ sejak fase grup sampai yang terbaru di leg I 16 besar Liga Champions 2017-2018 dengan ngebantai Basel 4-0.

Arsitek Chelsea Antonio Conte juga kayanya nafsu banget pengen ngeraih trofi Liga Champions pertamanya dalam statusnya sebagai pelatih. Disisi lain, Man United sama Liverpool pengen nunjukin kalau mereka merupakan andalan utama wakil Inggris di Liga Champions. Liverpool udah ngoleksi lima trofi Liga Champions, unggul dua gelar dari Man United. judi bola

2. Miliki Lini Serang Berbahaya

Ini nih yang ngaruh banget, Liverpool punya trio Sadio Mane, Roberto Firmino dan Mohamed Salah untuk ngisi tiga pos terdepan. Tottenham ngga kalah dengan memiliki Dele Alli, Son Heung-min, dan Harry Kane, Di Chelsea ada (Eden Hazard, Willian Borges dan Pedro Rodriguez), Manchester United punya (Alexis Sanchez, Juan Mata dan Romelu Lukaku), serta Man City (Leroy Sane, Raheem Sterling dan Sergio Aguero).

Ngga heran kaan kalo tim-tim Inggris sering menang telak di Champions musim ini. Ambil aja contoh The Reds –julukan Liverpool. Gak kenal ampun, tim asuhan Jurgen Klopp itu mengandaskan Maribor 6-0, Spartak Moskow (7-0) dan FC Porto (5-0).

1. Bentuk Permainan Terbaik

Ngga disangka-sangka yah, dari lima wakil Inggris yang ikut Liga Champions musim ini, empat di antaranya jadi juara grup. Ini cukup ngebuktiin kalau klub-klub Inggris tampil ‘greget’ musim ini. The Lilywhites –julukan Tottenham– aja keluar sebagai jura Grup H setelah ngunggulin dua tim kuat, Madrid dan Borussia Dortmund. modal minim untung banyak

Hasil yang diraih wakil Inggris di leg I 16 besar juga sangat-sangat positif. Liverpool ngelindas Porto 5-0, Man City menghancurkan Basel 4-0, Tottenham menahan Juventus 2-2 di Allianz Stadium, dan Chelsea hampir aja ngalahin Barcelona kalo aja tendangan Willian ngga ngebentur tiang, tapi nilai seri 1-1 cukup memuaskan. Sementara satu lagi wakil Inggris, Man United, baru memainkan pertandingan kontra Sevilla dini hari nanti.